Cookie [false/7]

Our website uses cookies to improve your experience.

Contact Form

Dark mode Logo

Dark mode Logo

Default Image

timeago

Related Posts

×

News Ticker

ticker[recent/5]
Asupan

Menurunkan Kolesterol Dengan Temulawak

Temulawak menurunkan kolesterol sudah dipakai para leluhur kita selama ribuan tahun. Dunia kedokteran modern baru mengujinya tamat-simpulan ini untuk menandakan khasiat herbal temulawak.

 telah digunakan para leluhur kita selama ribuan tahun Menurunkan Kolesterol dengan Temulawak

Menurut WHO, 20% penderita stroke disebabkan oleh kelebihan kolesterol, dan 50% kasus jantung koroner dikarenakan kolesterol tinggi. Kolesterol sebenarnya yaitu zat yang diharapkan badan untuk pengangkutan lemak dan pembentukan hormon. Namun demikian, jumlah kolesterol yang berlebihan akan menghambat peredaran darah dan menjadi gerbang aneka macam penyakit.

Temulawak menurunkan kolesterol coba diteliti oleh para hebat dari UGM. Bagi para penderita hiperkolesterol tidak butuhkuatir lagi. Inilah riset yang telah dijalankan tsb.

Hasil uji klinis yang ditempuh Prof Dr Suwijiyo Pramono Apt, dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menawarkan, kelompok pasien yang diberi 2 kapsul ekstrak temulawak 2 kali sehari selama sebulan, kadar total kolesterol mereka menurun 18,25%. Kadar LDL yang dikenal sebagai kolesterol jahat juga turun 25,98%. Keampuhannya menurunkan kolesterol berkat senyawa kurkumin dan xanthorrisol. Senyawa xanthorrisol juga ampuh menangkal penyumbatan pembuluh darah ke otak.

Selain hasil riset di atas maka riset dibawah ini coba mengkombinasikan temulawak dengan daun sambung nyawa. Dan balasannya kian efektif menurunkan kadar kolesteroal dalam darah.

Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt., Dosen Fakultas Farmasi UGM bersama timnya mendapatkan formula gres untuk meminimalisir kolesterol dalam tubuh. Formula ini merupakan variasi hasil daun sambung nyawa dengan temulawak. Temulawak sendiri dikenali mampu menurunkan kadar kolesterol, sementara daun sambung nyawa bisa meningkatkan High-density lipoprotein (HDL) dan menurunkan Low-density lipoprotein (LDL). “Kita coba sinergiskan keduanya,” tuturnya ketika dijumpai di Fakultas Farmasi UGM, Selasa (11/3).

Gynura procumbens, nama latin dari sambung nyawa diseleksi sebagai materi baku formulasi selain sebab kandungan flavonoid yang efektif menurunkan kolesterol, juga sebab tanamannya gampang tumbuh. Seperti diketahui, penduduk sudah banyak menggunakan sambung nyawa untuk dijadikan lalapan. “Artinya masyarakat sudah familiar dengan tumbuhan ini,” paparnya.
Kumecka

I really like fishing in murky waters...

Post a Comment