Cookie [false/7]

Our website uses cookies to improve your experience.

Contact Form

Dark mode Logo

Dark mode Logo

Default Image

timeago

Related Posts

×

News Ticker

ticker[recent/5]
Asmara

Saatnya Move On, Cara Melewatkan Mantan Suami

Setiap orang tentu tidak menghendaki perceraian. Sayangnya, ada satu dan lain hal yang menciptakan perceraian jadi makin sukar untuk dihindari. Pada hasilnya, berpisah menjadi penyelesaian agar kamu dan pasangan sama-sama mempunyai kehidupan yang lebih baik.

Setiap orang tentu tidak menginginkan perceraian Saatnya Move On, Cara Melupakan Mantan Suami

Bertahun-tahun membina relasi, mulai dari pacaran hingga menikah, niscaya menorehkan banyak kenangan. Pahit dan cantik kehidupan telah kalian lalui bareng . Kenangan-kenangan inilah yang membuat susah untuk melewatkan mantan. Jangankan move on, setiap hembusan nafasmu saja kau masih terus mengingatnya.

Mengingat mantan suami sih boleh-boleh saja. Namun, kamu tetap mesti melanjutkan hidupmu. Lupakan mantan suamimu dan jalani kehidupan yang lebih baik. Kamini akan berusaha membantumu dengan 10 cara melupakan mantan suami berikut ini.

1. Fokus pada Masa Depan


Hubungan pernikahan rampung bukan memiliki arti hidupmu juga harus selsai, dong! Kamu masih mesti melanjutkan abad depanmu, dengan atau tanpa mantanmu. Apalagi jika kau telah mempunyai buah hati, tentu kau mesti fokus pada masa depan dirimu sendiri dan buah hatimu.

Agar bisa melalaikan sang mantan, fokuslah untuk mengejar mimpi-mimpi yang sempat tertunda karena kau terikat akad nikah. Kamu harus yakin bahwa kala depan yang lebih baik menantimu dan tugasmu yakni menjemputnya.

2. Buka Hati pada Pria Lain


Tentu sulit melupakan sosok mantan suami yang pernah mengisi relung hatimu. Akan namun, ketika pernikahanmu sudah selsai dengan dirinya, kau masih tetap berhak menemukan cinta dari laki-laki lain. Yuk, saatnya membuka hati bagi pria lain.

Beri potensi pada pria-pria lain untuk mendekatimu. Tak perlu buru-buru menjalin cinta, kerjakan PDKT terlebih dulu agar kamu bisa menentukan yang terbaik. Kegagalan dalam berumah tangga tentu membuatmu jadi picky ketika menentukan kandidat suami. Tak dilema, kamu bisa memilih laki-laki terbaik sesuai dengan hati kecilmu. Nggak perlu buru-buru menikah lagi kok, yang penting move on dahulu.

3. Habiskan Waktu Bersama Sahabat dan Keluarga


Tiada daerah terbaik untuk menyebarkan keluh kesah selain kepada keluarga dan teman. Bersyukurlah ketika kamu masih memiliki sahabat dan keluarga yang selalu ada untukmu. Ketika statusmu sudah menjadi single woman, pasti kamu akan mempunyai waktu lebih banyak untuk berkumpul bersama teman dan keluarga.

Manfaatkan waktumu untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat. Quality time dengan orang terkasih akan membuatmu cepat melupakan mantan suami. Ngobrol atau melaksanakan aktivitas bersama mereka akan membuat dirimu tidak sempat untuk mempertimbangkan mantanmu.

4. Hindari Komunikasi dan Pertemuan dengan Mantan


Untuk beberapa waktu semestinya kau berhenti berkomunikasi atau berjumpa dengan mantan suamimu. Bukan berselisih, hanya sekadar memberi kesempatanmu untuk melewatkan si beliau. Kalau terus menerus menjalin relasi, bagaimana bisa kau melupakannya?

Jika ada buah hati di antara kalian yang mengharuskanmu untuk tetap berkomunikasi dengan mantan suami, komunikasi seperlunya saja. Jangan terlampau banyak basa-kedaluwarsa atau ngobrol hal-hal sepele alasannya ini akan membuatmu semakin sukar melupakannya.

Ketika hatimu sudah pulih dan kau sudah mampu move on, silakan menjalin persahabatan kembali dengan mantan suamimu. Kamu pasti nggak akan baper lagi saat bekerjasama kembali dengannya.

5. Sibukkan Diri dengan Kegiatan Positif


Menganggur dan tidak melaksanakan kegiatan apapun mampu membuatmu stres memikirkan mantan suami dan perceraian yang telah terjadi di antara kalian. Kamu tidak akan bisa melewatkan mantan dikala terus menerus bengong menghabiskan waktu untuk memikirkannya.

Kamu harus bangun dan move on! Sibukkan dirimu dengan banyak sekali macam kegiatan kasatmata. Kamu bisa bekerja, menjadi volunteer, atau melakukan kegemaran gres yang tidak sempat kamu kerjakan ketika masih menyandang status istri.

Apabila kamu sibuk, waktu akan berlangsung dengan segera. Tiada lagi ruang untuk memikirkan mantan suami dan kau pun mulai mampu melupakannya secara perlahan namun pasti.

6. Hindari Semua Hal yang Mengingatkanmu Kepadanya


Masih tinggal di rumah penuh ingatan bersama mantan suami? Masih menyimpan barang-barang suami? Kini, saatnya kamu menghindari semua hal tersebut. Pindah saja ke tempat tinggal baru atau ke tempat tinggal keluarga beberapa waktu. Kamu juga mampu mengembalikan barang-barang mantan atau mungkin menyumbangkannya terhadap orang yang membutuhkan.

Sebisa mungkin kau mesti mampu menghindari semua hal yang mengingatkanmu kepada mantan suami, kecuali anak. Kamu tidak bisa menghindari anakmu. Justru kamu mesti senantiasa mendampinginya alasannya bukan cuma hatimu saja yang hancur alasannya perceraian, tetapi juga hati anak kalian.

7. Belajar untuk Ikhlas


Tahukah kau bahwa lapang dada yaitu suatu hal yang mudah diucapkan namun susah dilakukan? Kamu bisa memerintahkan orang lain untuk mengikhlaskan sesuatu, tapi pada kenyataannya kau bakal susah untuk mengikhlaskan sesuatu yang bukan lagi menjadi milikmu.

Belajarlah untuk nrimo, maka hatimu akan terasa damai dan kamu bisa melalaikan mantan suamimu. Bagaimana cara berguru untuk mengikhlaskan mantan suami? Cukup dengan introspeksi diri dan pikirkan semua kemungkinan buruk kalau kalian tetap bareng .

8. Ingat Semua Keburukan Mantan Suami


Percayalah, kamu tidak akan mampu melalaikan mantan suami kalau kamu terus menerus mengingat kebaikannya dan kenangan indah saat bersamanya. Yang ada kau malah baper sendiri dan tersiksa karena tak mampu memilikinya kembali.

Cara terbaik biar kamu mampu melewatkan mantan suami yaitu dengan mengingat semua keburukannya. Pikirkan seberapa sering beliau membuatmu bersedih bahkan menangis. Yakinkan hatimu bahwa kamu akan menderita bila terus hidup bersamanya.

9. Berikan Perhatian Lebih pada Buah Hati


Ketika kau merasa tidak dapat melupakan mantan suami, ingatlah bahwa kau masih memiliki buah hati yang membutuhkan perhatian dan kasih sayangmu. Ada mantan suami, tetapi tidak pernah ada istilah mantan anak. Biar bagaimana pun situasinya, mereka tetap menjadi anak-anakmu selamanya.

Yuk, berhenti mempertimbangkan diri sendiri dan berikan perhatian pada buah hati. Mereka juga butuh support pasca perceraian kedua orang tuanya. Kamu harus fokus untuk mempertimbangkan periode depan yang lebih baik untuk anakmu. Jadikan anak sebagai motivasi paling besar untuk mampu melewatkan mantan suami.

10. Perbanyak Ibadah dan Kebaikan


Ada satu obat mujarab untuk bisa melewatkan mantan suami, adalah memperbanyak ibadah dan kebaikan. Ibadah mendekatkanmu kepada Sang Pencipta dan memperbaiki sakit hatimu secara perlahan tapi niscaya. Kamu akan memperoleh kedamaian saat waktumu tercurah untuk beribadah.

Perbanyak frekuensi untuk tiba ke daerah beribadah dan ikuti komunitas yang mendekatkan dirimu pada fatwa agama. Kamu juga bisa memiliki sahabat-sahabat baru dari komunitas keagamaan tersebut.

Selain itu, perbanyak juga kebaikan-kebaikan kecil. Dengan berbuat baik, kamu niscaya akan merasa lebih bahagia dan beban berat sebab tidak bisa move on dari mantan suami akan seketika terangkat.

Jangan buang waktumu lebih banyak lagi untuk terus menimbang-nimbang mantan suami, ya! You deserve to be happy. Makara, kau mesti bahagia demi dirimu sendiri dan orang-orang di sekitarmu. Percayalah bahwa perceraian yang terjadi semua telah suratan takdir dan jalan terbaik untuk dirimu.
Kumecka

I really like fishing in murky waters...

Post a Comment